Jumat, 05 Februari 2010

LIRIK SYAUQ ILAIK (SANGGAR JUBAH)

Arti versi bahasa indonesia :

Tolong sampaikan salamku untuk kekasihku nan cantik jelita

Katakan padanya bahwa aku rindu dan tetap miliknya

Rasa rindu akan kekasih membuat diriku resah dan gelisah

Hingga badanku kurus kering laksana huruf alif yang tidak berharokat karena jauh darinya

Barangkali cucuran air mata itu dapat menjadi penawar kerinduan atau dapat menyembuhkan kegelisahan dan kesusahan yang memenuhi dada.




Minggu, 10 Januari 2010

JAMAAH PENGAJIAN SENI "SANGGAR JUBAH" PONDOK PESANTREN AL-FATTAH KIKIL ARJOSARI PACITAN JAWA TIMUR

JAMAAH PENGAJIAN SENI "SANGGAR JUBAH"
PONDOK PESANTREN AL-FATTAH KIKIL ARJOSARI PACITAN JAWA TIMUR

Penanggung jawab : KH.MOCH.BURHANUDDIN HB (Pimpinan PonPes Al-Fattah)
Penasehat : Hj. SRI WAHYUNI
H. Hamka Hakim,Lc
Hanik Nur Kholida, S.Sos.I
Lurah Sanggar : Hammam Fathullah HB
Sekretaris : Kang Kusnan
Bendahara : Ihsan Nasruddin
Devisi Alat : Edi Ismanto
Devisi Kostum : Kang Hasyim
Devisi Publikasi : Kang Ismadi
Anggota Sanggar : Wahyu, Rizki, Hengky, Munir,Suwito, M Arif, Yani NC,Fika S, Zahri,
Munawaroh, Ferdiana LU, Mariana, Mariani

Selasa, 06 Oktober 2009

SANGGAR JUBAH (jamaah pengajian seni) PONDOK PESANTREN AL-FATTAH

Identitas musik Islam adalah musik yang memiliki jiwa dan semangat penyerahan diri terhadap Allah SWT. Sikap tersebut tidak hanya dilakukan disaat menciptakannya, melainkan disaat menyajikannya.
Sanggar Jubah ( Sebuah Jamaah Pengajian Seni ) Pondok Pesantren Al-Fattah Kikil ini sengaja ingin membentuk sebuah identitas atau semacam jati diri yang kuat dalam berkarya seni. Jamaah ini sebagai salah satu cara kita untuk menambah mahabbah kita kepada Allah & Rasulullah. Jika Ar Rumi, Al-Ghazali, Rabiah bisa bertaqarrub dengan syair-syairnya, maka Sanggar Jubah pun juga menginginkan melewati musik manusia juga bisa lebih mendekatkan diri kepadaNYA, bermahabbah kepadaNYA.
Selain tujuan utama tersebut, Sanggar Jubah dibentuk guna sebagai sarana tempat kreatifitas santri. Santri mempunyai potensi dan bakat yang luar biasa, salah satunya di bidang seni.
Sanggar Jubah memiliki 3 devisi penting. Yaitu :
1. DEVISI SASTRA
Devisi ini adalah sebuah forum berkumpulnya santri-santri yang bergerak di bidang sastra. Adapun program yang dilakukan yaitu diadakannya bulettin dan blog sebagai sarana karya sastra yang sydah dibuat
2. DEVISI MUSIK
Devisi ini yang sangat bergerak aktif. Bergerak mulai tahun 90an. Dan sampai saat ini Sanggar Jubah untuk Devisi Musik sangat berjalan lancar. Banyak sekali event-event yang diikuti. Bahkan tidak jarang pula diundang untuk mengisi sebuah acara. Semisal setiap tahun pasti ditunjuk mengisi acara pentas seni HUT kota Pacitan, pernah juga mengisi penyambutan kedatangan Menteri Agama, Bpk. Maftuch Basyuni, Penyambutan Bpk.Akbar Tandjung di Komplek Pondok Pesantren Al-Fattah, Penyambutan Bpk Presiden SBY di komplek Pondok Pesantren Al-Fattah, dan masih banyak yang lainnya.
Dan yang paling membanggakan, devisi ini sangat direstui oleh Bapak KH.Mochammad Burhanuddin HB, pimpinan yayasan Al-Fattah Kikil. Dulu, beliau ketika berdakwah, mengisi pengajian disebuah tempat pasti membawa rombongan dari devisi musik. Karena salah satu tujuan Sanggar Jubah yang dibentuk oleh beliau adalah Berdakwah Dalam Sebuah Seni. Dan sampai sekarang pun masih dilakukan oleh beliau.
3. DEVISI TEATER
Devisi ini bergerak dibidang teater dan akting. Devisi ini menampung santri-santri yang tertarik di bidang akting. Tak jarang pula teater Sanggar Jubah berkesempatan menunjukkan aksinya. Selain itu ada juga pementasan pantomim yang sering membuat kita terpingkal-pingkal dibuatnya.

Kesimpulannya satu, Sanggar Jubah Pondok Pesantren Al-Fattah dibentuk guna berdakwah dalam seni dan sebagai sarana santri untuk mengapresiasikan jiwa senia nya.